Bupati OKU Timur: Idulfitri jadi Momen Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

Momen Suasana Idulfitri 1447 H/ 2026 bersama Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, MT.

OKU Timur, lenterainfo.com – Momentum Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten OKU Timur untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. Di bawah arahan Bupati, pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini tidak lagi terpusat, melainkan disebar ke berbagai wilayah agar kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke tingkat desa.

Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM, memimpin langsung rombongan utama yang melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, Desa Sidomulyo, Kecamatan Belitang, Sabtu (21/3/2026). Kehadirannya bersama istri, dr Shella Noberta selaku Ketua TP PKK, turut diikuti jajaran pejabat penting mulai dari asisten, staf ahli, kepala dinas, hingga pimpinan BUMD.

Bacaan Lainnya

Langkah ini bukan sekadar seremoni. Pemerintah daerah sengaja menyebar ke berbagai titik sebagai bentuk pendekatan langsung kepada masyarakat pada momen penuh makna tersebut.

Pembagian ini merujuk pada surat Sekretaris Daerah nomor: 400.8/114/VIII-Kesra/2026, yang mengatur pembagian rombongan pimpinan daerah serta melibatkan seluruh unsur organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga pejabat struktural.

Di sisi lain, Wakil Bupati OKU Timur, HM Adi Nugraha Purna Yudha, memimpin rombongan kedua di Masjid Jami’ Sukaraja, Desa Sukaraja, Kecamatan Buay Madang. Ia hadir bersama istri, Nur Inayah selaku Wakil Ketua TP PKK, didampingi Sekretaris Daerah serta jajaran OPD lainnya.

Tak hanya dua titik utama, seluruh camat se-Kabupaten OKU Timur hingga pejabat eselon II juga diterjunkan ke wilayah masing-masing. Dengan pola ini, pemerintah memastikan jangkauan kehadiran tidak hanya simbolis, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat secara merata.

Bupati OKU Timur, Ir H Lanosin MT MM, menegaskan bahwa pembagian lokasi ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat.

“Momentum Idulfitri ini bukan hanya soal ibadah, tetapi juga silaturahmi. Kami ingin memastikan pemerintah hadir langsung, menyapa masyarakat, dan merasakan kebersamaan di hari kemenangan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati HM Adi Nugraha Purna Yudha menilai Idulfitri sebagai momen penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan persatuan.

“Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk mempererat ukhuwah. Kehadiran kami di tengah masyarakat diharapkan bisa memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong,” ungkapnya.

Ia juga berharap momentum ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan daerah.

Dengan skema penyebaran ini, Pemkab OKU Timur menargetkan pelaksanaan Salat Idulfitri berjalan tertib dan khidmat, sekaligus menjadi jembatan untuk mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat di seluruh wilayah. (ADV)

Pos terkait